Apakah sum line lenghts ? Ini fasilitas analisis data vektor yang disediakan oleh Quantum GIS (QGIS). Pada prinsipnya adalah menghitung panjang total segmen garis yang masuk dalam suatu area (poligon). Jadi apabila anda mempunyai data garis, kemudian punya data area, maka data garis yang terpotong oleh area tersebut panjangnya akan dijumlahkan kemudian nilainya akan dimasukkan kedalam tabel atribut data spasial. Fasilitas analisis ini, saya telusuri sama dengan Hawth’s Analysis Tools for ArcGIS.
Kilas balik dari cerita panjang lebar dibagian sebelumnya. Saya sudah memberikan gambaran singkat perkembangan peta, dari sisi perkembangan teknologinya dibagian (1). Kemudian penerapan didalam peralatan yang dapat diakses sehari-hari. Kemudian saya di tulisan bagian (2) sebenarnya mengajak melihat lebih dalam esensi informasi keruangan dan penggunaannya secara sederhana saja. Patokan pertama adalah arah, kedua adalah jelas dan yang ketiga adalah informasi itu dikemas dengan sederhana. Baiklah, saya ingin merangkumnya pada bagian ini.
Menyambung sebelumnya. Ada yang lebih maju lagi, jadi mereka yang sudah mengenal peta. Tetapi masih belum pada pemahaman yang membuatnya mudah dimengerti orang. Ini menurut saya saja. Jadi begini, beberapa waktu lalu ketika saya sedang singgah di warung sate madura. Entah karena apa, ada kejadian dimana saya didatangi 2 turis, mengakunya dari Rusia. Tanpa basa-basi bertanya arah menuju salah satu pusat penjualan komputer di Denpasar. Dia bilang bingung dengan denah yang diberikan orang.
Tulisan ini terinspirasi oleh kejadian yang membuat saya heran sebenarnya. Awalnya sih tidak, tetapi karena berulang kali hal yang sama ini terulang, maka keheranan itu semakin menguat. Baiklah, saya ada pertanyaan sederhana, dan tolong anda jawab dengan jujur. Simpan jawaban itu didalam benak anda. Apakah menurut anda semua orang saat ini sudah mengenal peta dengan lebih baik? . Kalau jawaban pertanyaan ini ya, berarti dengan perkataan lain peta sudah lebih memasyaakat dibandingkan 1 dekade yang lalu. Seberapa baik anda mengenal peta?.
Sebelum saya melanjutkan seri artikel interpolasi dengan perangkat lunak lain, mengapa kesan memikirkan metode interpolasi ini dengan seksama begitu kuat?. Karena dalam perspektif saya, yang dihasilkan nanti harus benar-benar dapat merepresentasikan kondisi sebenarnya. Saya sering menyebutnya sebagai real world. Akan ada keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan antara proses analisis (interpolasi), hasil dan kegunaannya. Singkatnya begini, hasil analisis akan menjadi informasi didalam peta, jadi bila itu salah, maka itu berarti memberikan informasi yang keliru kepada pengguna peta.
Recent comments