30

Jul 12

Dari Wroclaw ke QGIS ke nama

Sepekan sudah perhelatan piala Eropa 2012 (EURO 2012) yang mengambil tempat di negara Polandia dan Ukraina. Beberapa kali saya juga bergadang menyaksikan laga sepak bola itu dari televisi. Nah, pas menyaksikan salah satu laga, ternyata di stadion tempat bertanding ada tulisan Wroclaw. Rasa-rasanya pernah membaca tulisan tersebut, entah dimana. Sampai-sampai selepas pertandingan saya masih berusaha keras mengingat-ingat dimana pernah membaca tulisan itu. Selang beberapa waktu, saya akhirnya bisa mengingat. Tulisan Wroclaw itu saya jumpai di perangkat lunak Quantum GIS (QGIS) 1.7.4 yang terinstall di laptop. Lengkapnya Quantum GIS 1.7.4-Wroclaw. Akhirnya saya menelusuri lebih lanjut mengenai Wroclaw tersebut. Ternyata, Wroclaw itu sebuah nama kota di negara Polandia bagian barat. Dan ternyata kota tersebut punya sejarah yang panjang, kalau hendak baca silahkan berkunjung ke sini.

Yang menjadi pemikiran saya adalah mengapa nama Kota Wroclaw digunakan untuk memberikan nama salah satu versi Quantum GIS?. Barangkali developernya pada sepakat memberikan nama versi dari perangkat lunaknya dengan nama-nama kota ya?. Atau apa ya?. Saya jadi ingat kalau di MacOS X versinya menggunakan nama hewan-hewan carnivora, ada Leopard, Snow Leopard, Lion dan yang akan datang diberi nama Mountain Lion. Kemudian kalau OS Android ada versi yang diberi nama Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomp dan paling baru Ice Cream Sandwich . Well oh well, ternyata usut di usut terkait Quantum GIS ini, para developernya pernah melakukan pertemuan di Wroclaw pada 12-15 November 2010 yang lalu. Pertemuan itu adalah Fourth QGIS Hackfest. Pada 27 November tahun itu Quantum GIS mengeluarkan versi 1.6.0 Copiapo. Versi dengan kode nama Wroclaw atau Quantum GIS versi 1.7.0 baru rilis pertama kali pada 19 Juni 2011. Hmm, bisa jadi hasil pertemuan Wroclaw itu realisasinya baru bisa muncul di Juni 2011 itu ya?.

Sah-sah saja apapun nama dan alasan dibalik itu semua. Lebih jauh lagi, menurut saya dengan pemberian kode nama itu menjadi lebih mudah diingat atau bisa jadi identik, otentik dan boleh jadi dapat menghubungkan ke wawasan yang lain. Dari kata Wroclaw tadi misalnya, dari karena EURO 2012, Quantum GIS, hingga saya akhirnya membaca sejarah kota tersebut. Jadi ingat kalimat “apalah artinya sebuah nama” ?. Nama ya mengandung arti sesuatu, ada maksudnya, dan bukan tiada apa-apanya. Kalau dipeta, nama untuk lokasi ini penting kok. Tanpa diberikan nama lokasi, petanya menjadi buta, apalagi ditambah tiada simbol dan legenda.