30

Jul 12

Watching the Sky with Stellarium

Dulu saya pernah menulis artikel tentang Stellarium, tetapi setelah saya cari-cari ternyata tidak ketemu. Mungkin waktu perpindahan hosting tercecer entah kemana. Jadi, kali ini saya menuliskan lagi untuk melengkapi blog ini. Apa itu Stellarium ?, mudahnya adalah planetarium gratis buat komputer anda. Bisa diinstall dalam sistem operasi Linux, MacOS maupun Windows. Menurut saya, perangkat lunak ini canggih, menggambarkan benda planet dimana ada berada, dimana anda mau. Bisa diset dimana lokasi anda berdiri, cukup masukkan angka koordinat yang anda peroleh dari GPS. Atau cari kota-kota yang lokasinya telah didefinisikan dalam basisdatanya. Mudah saja.

Bagi saya yang menarik adalah simulasi menurut waktu, jadi pergerakan benda-benda langit itu bisa digambarkan. Ingin simulasi waktu lampau maupun waktu yang akan datang bisa dilakukan. Anda juga dapat leluasa memutar view seolah mengganti cakrawala anda, arah utara, selatan, timur, barat, bahkan atas. Di dalam basisdatanya ada informasi konstelasi bintang, planet didalam tata surya kita dengan namanya. Juga, bisa menampilkan grid azimuthal dan equatorial bila anda memerlukannya. Serunya lagi anda bisa mengganti landscape, jadi bisa seolah sedang diBeaumont Hills, Sydney, Australia atauVoksenlia, Oslo, Norwegia atau Port of La Guardia, Galicia, Spain dan masih banyak lagi. Seru deh. Tertarik?, silahkan ke&nbsp;http://www.stellarium.org/wiki/index.php/Download</p>

Kalau ada teleskop, cuaca baik, polusi cahaya tidak banyak, perangkat lunak ini sangat membantu watching the sky. Ataupun kalau tidak ada teleskop, binokular atau mata telanjang saja cukup untuk mengenal beberapa planet, bintang dan konstelasi yang cukup mudah dicari. Misalnya mulai dari mengenali Venus, Jupiter, konstelasi Orion, Scorpio, South Crux dan masih banyak lagi.