20

Aug 14

Membuat Peta Lebih Indah Dengan Olah Grafis Sederhana

Pekerjaan layout peta untuk mendapatkan tampilan yang bagus memang sering tidak mendapatkan porsi waktu yang memadai. Akibatnya, seringkali dijumpai peta terkesan asal jadi saja dan lebih jauh lagi penampilannya tampak datar-datar saja. Memang bagi sebagian orang kurang konsen pada penyajian hasil akhir sebuah pekerjaan SIG. Padahal bagian penyajian ini sangat penting. Ibarat sebuah produk, bagian penyajian ini termasuk pengemasan agar membuat produk itu lebih menarik dan menyenangkan konsumen. Bayangkan saja apabila yang hendak di layout itu hasil analisis atau pemodelan SIG yang rumit, data-data yang digunakan juga banyak dan kompleks. Kemudian penampilannya hasilnya biasa-biasa saja atau bahkan asal-asalan dibuat. Ibarat mobil Ferrari tetapi catnya cuma cat semprot kaleng kecil itu. Jelas bukan kelasnya dan ini patut disanyangkan.

Sering pula seorang yang sedang bekerja membuat layout peta terpancang pada satu perangkat lunak saja. Misalnya kebiasaan dengan ArcMap, ya sudah all out dikerjakan dengan perangkat lunak itu. Sebenarnya, perlu disadari bahwa fitur yang ada di dalam ArcMap untuk layout itu tidak memiliki jangkauan kemampuan perangkat lunak grafis. Jadi untuk dapat membuat dan menghasilkan peta yang lebih indah perlu tak hanya ArcMap. Dalam hal ini perangkat lunak spesialis grafis sangat diperlukan.

Perangkat lunak spesialis grafis ada banyak pilihan, mulai dari yang gratis sampai dengan lisensinya jutaan rupiah. Sebut saja ada GIMP, Inkscape, Corel Draw, Adobe Illustrator dst. Anda dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan kedalaman fitur yang hendak digunakan. Ini bukan berarti perangkat lunak yang gratis tidak dapat membantu anda dalam membuat peta lebih indah. Banyak faktor yang akan andil didalam proses ini, termasuk kreativitas anda sendiri dalam menerapkan kaidah kartografi ditunjang dengan perangkat yang ada tersebut.

Berikut ini sekedar contoh pemanfaatan perangkat lunak grafis untuk mendukung ArcMap dalam menghasilkan sebuah peta. Jadi dalam hal ini selain ArcMap ada perangkat lunak lain yaitu Inkscape + Image Tricks Lite. Anda juga dapat menggunakan kombinasi perangkat lunak yang berbeda, misalnya setelah ArcMap, ada Corel Draw dan Microsof Photo Editor. Terserah kombinasinya, yang penting anda merasa nyaman dengan kombinasi perangkat lunak grafisnya. Misalnya lebih bisa dan terbiasa dengan Adobe Illustrator, maka ganti saja posisi Corel Draw tersebut. Yang jelas kombinasinya adalah perangkat lunak SIG, perangkat lunak grafis dan perangkat lunak photo editor. Kecuali anda punya perangkat lain yang terintegrasi sehingga dengan perangkat tersebut dapat membuka secara langsung file data SIG. Misalnya dengan Ortelius, OCAD, Canvas with GIS atau pun Avenza MapPublisher, maka akan lain ceritanya.

Hasil dari ArcMap dan Setelah dari perangkat lunak grafis

Tampilan sebelum finishing (hasil dari ArcMap) dan sesudah finishing dari perangkat lunak grafis

Dalam contoh ini, pertama-tama layout dasar peta dibuat di ArcMap. Kemudian hasil layout setengah jadi di ArcMap tersebut di export ke format PDF. File PDF ini kemudian dengan InkScape dibuka dan dilakukan proses selanjutnya. Untuk membuat kesan peta tidak datar, InkScape ada fasilitas filter dimana dapat digunakan untuk membuat beberapa effect. Untuk contoh ini saya menggunakan filter Shadows and Glows> Glow dan Image Effects>Sharpen. Setelah proses itu layout di export menjadi image. Image yang dihasilkan dari proses pengerjaan di InkScape kemudian mendapatkan sentuhan akhir dari perangkat lunak Image Tricks Lite untuk Color>Color Control dan Focus > Sharpen Luminance. Berikut hasil akhirnya.

Peta akhir dari proses dengan perangkat lunak grafis

Peta akhir dari proses dengan perangkat lunak grafis (klik untuk memperbesar)

Pada peta akhir hasil dari proses yang melibatkan perangkat lunak grafis tadi lebih “hidup”. Cobalah anda mempehatikan pada bagian antara sungai, jalan dan daratan yang saling bersinggungan dengan memperbesar gambar di atas. Perubahan warna pada sungai dan daratan setelah proses Color Control dan Sharpen menjadikan peta tersebut lebih baik penampilannya.

No comments yet, be the first.

Leave a Reply