
Pantai Kuta.., siapa yang belum pernah dengar mengenai pantai itu?. Saya yakin pantai ini sudah cukup dikenal, dikunjungi oleh banyak wisatawan mancanegara maupun domestik. Dan bagi yang belum pernah berkunjung pun, saya percaya mereka pernah mendengar, atau minimal melihat difoto, televisi atau media lain mengenai salah satu pantai tenar di Bali ini. Pantai ini rasanya tidak pernah sepi kok, bisa dikatakan selalu dikunjungi banyak orang, apa lagi saat akhir pekan. Mengapa begitu banyak orang berkunjung? Nggapain aja dipantai ini..?. Jawabanya bisa beragam, sejauh saya tahu ada yang ingin berjemur, main selancar (surfing), berenang, main dipasir putih sampai yang cuma duduk-duduk ngobrol, makan angin atau foto-foto dengan latar belakang pantai itu.
Apa indahnya pantai ini?. Ya indahlah.., terus dibagian mana keindahan itu?. Wah ini rada sulit, karena menurut saya sense orang soal ini bisa berbeda. Namun menurut pendapat pribadi saya, pantai Kuta indah sekali saat sore hari, menjelang matahari tenggelam (Sunset). Saya memang sering duduk-duduk atau sekedar melemaskan kaki dengan berjalan menyusuri pantai tersebut menjelang matahari tenggelam. Kebetulan saya masih tinggal di Bali. Disaat cuaca yang baik, sunset yang dilihat dari Pantai Kuta menurut pendapat saya indah. Betapa tidak, matahari yang kala tengah hari itu begitu terik dan menyengat, panasnya terasa dikulit, tetapi dikala menjelang tenggelam, cahayanya menjadi redup temaram. Cahaya yang sebelumnya menyilaukan itu berangsur-angsur berubah menjadi cahaya ke-emasan. Apalagi ketika cuaca tak berawan, cuma sedikit mega-mega kecil, dan laut tenang. Sudah pasti cahaya ke-emasan dari matahari itu terpantul di atas air laut yang tenang, seperti dipantulkan hamparan kaca luas. Kemudian dilangit, cahaya ke-emasan itu berpendar indah. Ketahuilah, itu semua akan berlangsung beberapa saat sampai akhirnya matahari hilang dibalik ufuk barat. Dan gelap mulai datang, malam mulai turun merayap kemudian lampu-lampu akan mulai terlihat menyala.
Bila anda belum pernah berada dipantai itu dan mengalami yang pernah saya lihat, mungkin cerita saya di atas terkesan berlebihan.Tapi saya yakin bila anda sudah pernah berada disana disaat-saat menjelang matahari tenggelam diufuk barat, dan cuaca saat itu baik, anda akan mengangguk setuju.Jadi saya tidak berlebihan dalam hal ini.
Selain tontonan kejadian alam itu, apalagi yang menarik?. Ah menurut saya tidak ada yang lebih unik dari menyaksikan proses pendaratan pesawat ke Bandar Udara Internasional Ngurah Rai itu. Memang letak Pantai Kuta ini dekat sekali dengan Bandar Udara Internasional itu, tepatnya di sebelah utaranya. Jadi bila anda berdiri menghadap ke Pantai Kuta, letak Bandara ada di sisi kiri anda atau di arah selatan anda. Pesawat yang akan mendarat ke Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, dari ke jauhan akan terlihat, tepatnya akan terlihat datang dari arah barat. Perlahan-lahan pesawat itu akan mengurangi ketinggian bertahap, dan mulai melaju sesuai kecepatan yang ada di prosedur pendaratan, roda-rodanya akan muncul. Terlihat pelan, semakin dekat ke arah Bandar Udara dan akhirnya mendarat. Proses itu akan terlihat dari pantai. Dan saya sering kali menghitung jumlah dan dari maskapai penerbangan yang mana pesawat yang mendarat itu.
Hehehe kurang kerjaan ya?. Tapi buat saya, aktivitas ini menyenangkan juga. Kadang, selain melihat proses pendaratan pesawat, sesekali ada adegan pesawat take off atau lepas landas. Bahkan suatu kali saya melihat pesawat mungkin Boeing 747-400 atau Airbus yang take off. Pesawat itu perlahan naik menggapai ketinggian dan dilatar belakangnya cahaya ke-emasan matahari menyinari, tampak gagah sekali menurut saya. Burung besi yang besar itu berangkat mengarungi udara menuju Bandar Udara tujuan, entah menuju Jakarta atau menuju di Bandar Udara lain di luar negeri sana. Itulah sekelumit cerita tentang keindahan Pantai Kuta, tentu versi saya hehehe.
Mon, 8 Feb 2010 @21:20goop |
Thu, 18 Mar 2010 @17:24prahmahitarayi |
Thu, 13 May 2010 @11:43isna |
Copyright © 2010 Senimanpeta · All Rights Reserved